background

jenis material tahan cuaca

Sekarang ini banyak sekali teknologi material baru yang lebih unggul dalam berbagai macam hal. Mulai dari segi estetika, efisiensi hingga efektifitas dalam fungsi, pemasangan dan lain sebagainya. Salah satu faktor yang patut dijadikan pertimbangan dalam memilih material bangunan, adalah segi ketahanan terhadap cuaca. Material yang bisa bertahan meski MUSIM BERGANTI, KU TETAP MENCINTAIMU!. (eh, kok jadi kaya dialog di film drama yaa). Berikut kami paparkan jenis material bangunan yang tahan terhadap GODAAN PELAKOR, eh,,, cuaca :


1. Batu Alam / Batu Kali

Bahan batu alam seringkali dipakai dalam pembangunan. Khususnya untuk bangunan struktur dalam pembangunan pondasi. Ada juga yang dipakai untuk estetika, seperti tempelan ornamen batu alam pada dinding, batu marmer sebagai bahan top table untuk meja kitchen set dapur, hingga batu kerikil bulat berwarna yang seringkali dipakai untuk penghias untuk memperindah taman atau kolam.

Batu alam adalah bahan yang sangat kuat, bagaimana tidak, BAHKAN SUN GO KONG PUN LAHIR DARI BATU, (eh.. kok jadi ke film KERA SAKTI). Selain karakter materialnya yang kuat, batu alam juga memiliki daya tahan terhadap cuaca yang sangat baik.


2. Bata merah.
Bata merah adalah bahan yang biasa dipakai sebagai sekat antara ruangan didalam sebuah bangunan. Selain memiliki ketahanan terhadap cuaca yang cukup baik, bata merah juga memiliki karakter yang bisa menjaga suhu/temperature dalam rumah menjadi cukup stabil, KECUALI CINTAKU YANG SELALU TERJAGA KEPADAMU (Kok jadi lebay nih).

Selain menggunakan pengatur suhu seperti AC atau pemanas ruangan. Dari segi kekuatan, sifat bata merah yang solid membuat nya lebih unggul dalam hal ini dibanding bahan material penyekat ruangan lainnya.


3. Kayu
Kayu adalah bahan bangunan yang sudah digunakan sejak dahulu. TAPI SEMUA BERUBAH KETIKA NEGARA API MENYERANG (Kok jadi narasi film Avatar Aang).

Selain tahan terhadap cuaca, kayu secara struktur juga memiliki daktilitas yang tinggi, daktilitas artinya liat/tidak mudah patah ketika beban yang dipikul melebihi batasnya. Itu sebabnya kayu direkomendasikan sebagai bahan material untuk bangunan tahan gempa. Cuma SATU kelemahan kayu, eh 2 denks. Yaitu gampang terbakar dan gampang lapuk/terkena rayap.


4. Genteng Keramik
Genteng Keramik memiliki ketahanan yang cukup baik terhadap cuaca dibanding bahan penutup atap lainnya. Itu sudah terbukti dengan banyaknya rumah-rumah zaman dulu yang tetap awet hingga saat ini, SE AWET BASO YANG DIBERI FORMALIN (kok jadi ke baso).

Beberapa keunggulan genteng ini adalah solid, tahan terhadap cuaca & lebih indah secara estetika. Namun salah satu kelemahannya adalah mudah bergeser dan bocor.
Sekian artikel dari kami tentang material yang tahan terhadap cuaca.

 

Segini dulu untuk sekarang. Nanti klo ada ide lagi ditambahin deh material lainnya yang tahan terhadap cuaca. Sekian dan terima kasih. KALAU ADA SUMUR DI LADANG, BOLEH KITA MENUMPANG MANDI. KLO ANDA PUNYA UANG, BOLEHKAN KITA PINJAM LAGI?...Salam Canda Anak Teknik!.