Pencarian
----------------------------------------------
Menu Pilihan
Home
Proyek
Isi Saran & Kritik
Lihat Saran & Kritik
Biaya Desain
Mitra Bisnis
Download
Hubungi Kami
Artikel
----------------------------------------------
Suara Pelanggan



Ellies Wulandari
Website ini sangat menarik sekali untuk saya yang orang awam

Algi Azhari
Membuat Desain Rumah Online

----------------------------------------------
Customer Service
Sen-Jum 08:00 - 17:00
----------------------------------------------
----------------------------------------------
Telp : 085221381191
Whatsap : 085221381191
Sms : 085221381191 (Algi)
PIN BB : 74C308D7
 
Untitled Document

 
User Online
Untitled Document
3

Untitled Document

Anda Pengunjung ke
14020

, 29 Maret 2020

PILIH BATA MERAH, BATAKO ATAU BATA RINGAN ?

 

Arsitek Cikarang - Judul artikel ini sepertinya sudah mewakili isi dari artikelnya. Ada beberapa pilihan material yang bisa anda gunakan dalam membangun dinding sebuah rumah, khususnya dinding bagian luar yang terekspos cuaca. Namun khusus di Indonesia, ada 3 macam material yang umum digunakan dalam membangun dinding rumah yaitu bata merah, batako dan bata ringan (ada beberapa merk bata ringan seperti Celcon, Hebel dll, tapi orang awam biasa menyebut bata ringan ini dng salah satu merk yaitu HEBEL). Kami akan paparkan tentang 3 material ini, berikut dengan kelebihan dan kekurangannya.

1. BATA MERAH

Bata merah atau biasa disebut juga batu bata, adalah bahan yang umum dan banyak digunakan di Indonesia sejak zaman dahulu. Bata merah ini terbuat dari tanah liat yang dicetak kemudian dibakar di oven pembakaran hingga kering. Jenis material ini beragam, mulai yang diproduksi oleh Industri Rumahan seperti lio-lio bata merah tradisional, hingga Industri Pabrikan yang produknya lebih presisi dan lebih memenuhi standard SNI. Untuk gambaran ukuran, harga di pasaran hingga jumlah yang dibutuhkan per m2 luas dinding (jumlah pcs/m2 dinding tergantung dari teknik pasang bata yang dipakai tukang) dapat anda lihat pada tabel dibawah :

Ukuran (P x L x T) Kisaran Harga Jumlah/m2 dinding
P=18-23 cm, L=8-11 cm, T=4-5 cm Rp. 400-800/pcs 70-140 pcs/m2

Adapun kelebihan dari bata merah :

A. Lebih kuat, solid & rigid dibanding bahan material lainnya

B. Umum digunakan, sehingga banyak tukang yang bisa memasang bata.

C. Mudah dicari karena banyak yang memproduksi bata merah.

D. Secara estetis lebih bagus dibanding bahan lain jika diekspos. Dengan catatan pemasangannya rapi.

E. Temperature lebih bisa meredam panas, sehingga cocok dipakai diwilayah tropis seperti Indonesia.

F. Tidak mudah rembes, jika dipasang dengan benar & rapi.

 

Kekurangan Bata Merah :

A. Waktu pemasangan lebih lama dibanding bahan lain. Dikarenakan ukuran bata merah lebih kecil.

B. Dari segi Struktur, bata merah lebih BERAT dibanding bahan lain, sehingga membutuhkan dimensi struktur yang lebih besar.

C. Plastering & acian dinding bata merah memerlukan semen dan pasir yang lebih banyak.

 

2. BATAKO

Batako terbuat dari campuran pasir, semen dan kapur yang dicetak dan dikeringkan. Jika dilihat dari penggunaan di perumahan pada umumnya, Batako umumnya dipakai di perumahan kelas bawah. Bata merah dipakai di perumahan kelas menengah. Sedangkan Bata Ringan umumnya dipakai di perumahan kelas atas. Untuk gambaran tentang ukuran, harga dan jumlah batako per m2 luas dinding, bisa anda lihat pada tabel dibawah ini :

Ukuran (PxLxT) Kisaran Harga Jumlah / m2 dinding
P=25 & 40cm, L=15 & 20cm, T=10 cm Rp. 3.000 - 4000/ pcs 15-40 pcs/m2

Kelebihan Batako :

A. Biaya lebih murah dibanding bahan lain, karena ukuran lebih besar dari bata merah, sedangkan harganya lebih murah dibanding bata ringan.

B. Pemasangan lebih cepat dibanding bata merah.

C. Secara struktur, lebih ringan dibanding bata merah.

D. Lebih memerlukan semen & pasir yang sedikit ketika pemasangan & plesteran+aci dibanding bata merah.

E. Lebih kedap air dibanding bata merah.

F. Ukuran & bentuknya lebih rapih dibanding dengan bata merah.

Kekurangan Batako :

A. Mudah hancur dan retak.

B. Temperature lebih panas ketika pakai batako, kurang cocok untuk wilayah tropis Indonesia.

C. Kurang rigid, sehingga diperlukan kolom praktis yang lebih rapat dibandingkan dengan bahan lainnya.

 

3. BATA RINGAN

Bata ringan, umumnya disebut bata HEBEL, adalah jenis bata yang dibuat dari beberapa campuran seperti pasir kuarsa, semen, kapur, gypsum, air dan pasta aluminium. Hal ini yang membuatnya paling ringan dibanding bahan dinding lainnya. Selain ringan, material ini juga jauh lebih presisi dibanding bahan lain karena hanya diproduksi di pabrik. Ukuran, kisaran harga dan jumlah unit / m2 luas dinding bisa dilihat pada tabel berikut :

Ukuran (PxLxT) Kisaran Harga Jumlah / m2 dinding
P=60 cm, L= 20 cm, T=8-10 cm Rp. 7500-9000/pcs 8-9 pcs / m2

 

Kelebihan Bata Ringan :

A. Paling ringan diantara bahan lain, sehingga secara struktural (khususnya bangunan lebih dari 1 lantai) lebih cocok digunakan.

B. Bisa sebagai insulasi bunyi, karena rongga yang terdapat ditengahnya.

C. Paling presisi dari segi ukuran dibanding bahan lain. Sehingga deviasi jumlah bahan yang diperkirakan tidak jauh dari perhitungan.

D. Dari segi waktu pemasangan, paling cepat dibanding material lain.

Kekurangan Bata Ringan :

A. Dari segi Harga, paling mahal dibanding yang lain.

B. Dari segi teknik pemasangan, belum umum, jadi belum banyak tukang yang bisa memasangnya.

C. Dari segi material perekat untuk pemasangan, plester & aci, Bata ringan harus menggunakan bahan khusus / semen instan.

 

Demikian penjelasan tentang bata merah, batako dan bata ringan. Jadi, apakah anda sudah menentukan pilihan anda? Apakah memakai bata merah, batako atau bata ringan?

 

 

 

 




Salam Hormat,
Algi Azhari!!

 

 

Untitled Document